Idealisme Membangun Negeri

“My life is changed!” aduhku kepada temanku yang sama-sama telah tinggal di Inggris dan juga telah (memilih) kembali ke tanah air. Pada waktu awal memang sangat terasa perbedaannya, dalam banyak hal. Sempat tak betah tinggal di negeri sendiri.

Apalagi, jika sudah berbicara tentang uang. “Uang seperti air mengalir disini,” keluhku lagi. Bagaimana tidak di tengah harga barang yang kian tidak murah lagi sementara nilai mata uang rupiah sangat rendah, sangat terasa uang yang dikeluarkan begitu besar nilainya. Well,betul sih kalau di Inggris semua harga serba mahal tapi nilainya jauh lebih besar. Say, 1poundsterling di Inggris masih sangat berarti dan orang respect dengan jumlah nilai uang tersebut. Kenapa? Karena dengan 1 pound kita masih bisa membeli beberapa produk/barang. Jika kita punya uang 10 pound saja maka masih terasa banyak loh dan bisa belanja barang-barang kebutuhan sehari-hari yang banyak pula. Di Indonesia? Uang seratus ribu seakan tidak ada harganya.

Bagaimanapun, aku harus tetap menjaga spirit yang ada, yakni semangat untuk membangun negeri tercinta. Walau susah mencari kerja karena ternyata eh ternyata banyak juga yang tidak respect dengan sebuah nilai susahnya mencari ilmu di luar negeri. Walau gaji sangat rendah karena upah pegawai tidak terlalu bernilai di negeri ini. Walau..dan walau..tetap ada semangat untuk membangun negeri di antara idealita dan realita kehidupan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s