Culture Shock

Ketika pertama kali datang ke luar negeri, tentu saja kita akan pernah mengalami yang namanya “culture shock” akibat perbedaan-perbedaan kebudayaan, perilaku, dan kebiasaan sehari-hari yang kita temui. Ada saja hal yang berbeda dan baru yang kita jumpai di negeri orang.

Setelah sekian lama kita tinggal di negeri orang maka kita pun mulai terbiasa dengan alur, ritme atau suasana yang ada di sekitar kita di luar negeri. Tentunya, kehidupan kita boleh jadi ada (banyak) berubah dan beradaptasi mengikuti kebiasaan dan peraturan yang ada di sana. Misalnya, gaya berbicara, makanan yang kita makan, pakaian yang kita kenakan, kebiasaan-kebiasaan dalam berlalu-lintas, dan lain sebagainya.

Ketika suatu hari kita kembali lagi ke tanah air maka wajar jika kita mengalami beberapa kesulitan atau hambatan dalam banyak hal sehingga kita memerlukan adaptasi kembali sesuai dengan kultur dan kebiasaan masyarakat setempat. Pada masa awal kedatangan mungkin terasa sulit dan belum terbiasa karena tampak asing. Seringnya kita terjebak pada situasi “membanding-bandingkan” keadaan yang ada. Perasaan atau sikap ini mungkin didorong oleh keinginan agar bangsa sendiri dan juga masyarakatnya bisa lebih baik dan maju dalam beberapa hal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s