Yang Selalu Ada

Untuk orang yang supeer sibuuks biasanya tidak semua dan pelupa seperti saya maka ada barang-barang yang sifatnya tidak bisa diganggu gugat alias keberadaannya selalu tepat di posisinya dan tidak bisa dipindah-pindahkan ke tempat lain. Jika sewaktu-waktu ingin bepergian maka barang-barang tersebut sudah tersedia tanpa perlu berpusing ria mencarinya tujuh keliling.

Ini adalah daftar barang-barang yang wajib dibawa dan berada di dalam tasku:

1. Dompet. Isi dompet pun harus dilengkapi dengan kartu ATM/kartu kredit, kartu identitas, kartu untuk masuk ruangan kantor, SIM, kartu nama, duit. Foto seseorang? Ah tak penting dipajang di dalam dompet. Cukuplah ditaruh dan dikenang di dalam hati..😉

2. Kacamata hitam alias sunglasses. Ini berfungsi untuk melindungi mata (sipit) dari sinar matahari, apalagi di musim panas seperti sekarang.

3. Kamera saku. Kamera ini penting sekali untuk mengabadikan peristiwa-peristiwa penting, terutama yang ada di hadapan mata. Peristiwa-peristiwa tersebut terkadang tidak datang begitu saja atau didramatisir sedemikian rupa🙂. Ada momen-momen indah ketika kita sedang melintasi suatu perbatasan, katanya. Nah, ini tidak bisa dilewatkan begitu saja.

4. Headphone. Ini penting, apalagi jika bosan dengan kerjaan kita. Sekali-kali bolehlah mendengarkan musik atau kajian online via streaming di internet. Terkadang juga kan headphone ini berguna jika sewaktu-waktu ingin ngobrol dengan keluarga di rumah.

5. USB stick. Meskipun kecil, barang ini sangat berguna untuk menyimpan data. Jika kita ingin memindahkan atau menyimpan data maka barang kecil ini akan sangat bermanfaat.

6. Telepon genggam. So pasti barang elektronik ini penting untuk es-em-es-an atawa berkomunikasi dengan orang lain. Saya tak membawa blackberry soale beraatt dan besaarr (alesan.com). Jadi biasanya saya tinggal saja di rumah. Selain disini juga gak terlalu berguna, saya juga gak biasa makenya. hehe..

Ketika pertama kali memilih sebuah handphone maka saya bilang ke adik saya bahwa saya suka yang kecil dan ringan biar bisa dimasukkan ke saku baju. Praktis. Akhirnya, pilihan pun jatuh ke Sony Ericson K530i. Mungkin kalau diukur dengan teknologi terakhir yang laku di pasaran maka handphone saya termasuk yang sudah kadarluarsa. Hehe..tak mengapa yang penting masih ada kamera, recorder, mp3 dan lagian hp saya termasuk 3G. Jadi ya, tidak terlalu kuno-kuno amat. Yang jelas, hp ini masih berfungsi dengan baik sebagai alat komunikasi. Pernah sih waktu itu ada yang bertanya, ‘Hen, nomor pin kamu berapa?’ Karena tidak bisa menjawabnya (kalau dijawab penjelasannya puanjaaang) maka saya hanya diam saja sambil tersenyum kecil🙂.

7. Buku agenda. Buku ini gunanya untuk mencatat berbagai kegiatan dan juga janji-janji yang telah dibuat dengan seseorang. Agenda juga berisi rangkaian kegiatan yang sedang direncanakan ke depannya. So, jika membuat suatu kegiatan biasanya referensinya adalah buku ini agar tidak terjadi ‘tabrakan’ agenda. Nah, kalau sudah ‘bertabrakan’ bisa berantakan deh agenda kegiatan seharian.

8. Botol kecil minuman. Botol ini adalah botol kosong yang memang sengaja dikosongkan. Gunanya adalah jika saya pergi ke toilet. Saya sudah kebiasaan sejak kecil kalau buang air kecil maka harus bersuci dengan air. Makanya, botol ini adalah barang wajib yang harus dibawa kemana-mana.

9. Mushaf Al Quran. Dulu sekali biasanya saya membawa mushaf kecil sekali yang sangat pas untuk ditaruh di saku baju. Jika lagi waktu senggang maka saya sempatkan membaca mushaf ini. Tetapi sekarang karena sesuatu dan lain hal maka saya memutuskan untuk tidak membawanya setiap saat sekarang. Saya akan membawanya di waktu-waktu tertentu saja, terutama jika bepergian ke luar kota. Waktu membaca Al Quran kemudian saya alokasikan ke waktu pagi hari dan malam hari.

10. Note kecil. Saya juga suka membawa barang kecil ini. Tujuannya adalah untuk mencatatkan beberapa hal penting yang sewaktu-waktu dibutuhkan dan tidak terduga.

11. Gosok gigi. Saya punya gosok gigi banyak yang diletakkan di tempat berbeda-beda. Satu di rumah, satu di kantor dan satu lagi di dalam tas. Tujuannya sih jika bepergian maka barang kecil ini tidak terlupakan karena menggosok gigi sangat penting, terutama untuk membersihkan gigi dari kuman-kuman kecil yang nakal sehabis makan.

12. Coklat atau snack lain yang ringan. Biasanya saya suka kelaparan..makanya disiasati agar ada makanan ringan di dalam tas. Jadi kalau sewaktu-waktu ada di perpustakaan atau di ruang komputer atawa menunggu bis maka saya bisa makan snack saya sebagai pengganjal perut.

13. Satu botol minuman. Botol minuman berukuran 75ml ini tidak mesti saya bawa. Kadang-kadang saja misalnya kalau sedang bepergian atau akan berada di perpustakaan atau di ruang komputer sekolah dalam waktu lama.

14. Novel atawa buku cerita. Biasanya buku ini berguna untuk mengisi kekosongan waktu yang ada. Di bis, pas nunggu bis atau kalo lagi bosen terkadang juga pas lagi ngawasi ujian jika kelasnya adalah kelas khusus yang tidak perlu mondar-mandir keliling mengawasi para peserta ujian.

Ternyata banyak juga ya barang-barang kecil yang berada di dalam tas saya. Untungnya tas ransel hitam saya cukup senang hati menampung barang-barang tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s