A real PhD student

SDC13880

Kata orang, PhD itu kepanjangan dari ‘people head damage’ karena saking mumetnya kerja menjadi mahasiswa S3. Makanya pula, tidak banyak orang yang (mau) melanjutkan sekolah S3. Repot dan memusingkan bookkk, jujur!

Biar jadi mahasiswa phd yang sukses, katanya (Kearns and Gardiner, 2005) sih ada tujuh rahasia. Pertama, menjaga dan mempertahankan hubungan dengan pembimbing (baca: supervisor). Hal ini sangat penting karena tanpa kerja sama yang baik di antara keduanya, maka proses dalam menghasilkan riset yang baik bisa terhalang. Ada beberapa cara dalam hal ini, seperti bertemu dan berdiskusi dengan supervisor secara rutin; kenali karakter masing-masing dan bernegosiasilah agar tujuan masing-masing tercapai.

Kedua, tulis dan buktikan kemampuan. Hal ini untuk menunjukkan bahwa dunia per-PhDan bukan seperti bermain petak-umpet. Ingat, thesis adalah dunia tulis-menulis, so keep writing dan buat jadwal kapan harus menyelesaikannya.

Ketiga, realistik dunk. Menjadi mahasiswa phd bukan untuk mendapatkan hadiah nobel. Ketika belajar PhD, sesungguhnya kita sedang belajar berproses melaksanakan PhD. Pekerjaan yang kita lakukan tidak mesti sempurna dan tidak ada salahnya. So, stop worrying about how good your PhD is!

Keempat, katakan tidak untuk gangguan-gangguan, sekalipun itu adalah hobi atawa kesenanganmu. Boleh sih bermain-main atawa mengerjakan sesuatu yang lain, tapi gak boleh lupa untuk kembali mengerjakan tugas penelitiannya. So, harus tetap menentukan prioritas mana yang harus dilakukan terlebih dahulu.

Kelima, ingat PhD adalah kerjaanmu. Artinya, kita setiap hari datang ke kantor, duduk di ruangan PhD dan mengerjakan tugas riset, tetapi kita pun akan mendapatkan libur. So, atur jadwal yang baik dan teratur untuk mengerjakan penelitian atawa menulis. Seteah itu, berliburlah..:)

Keenam, mintalah bantuan kepada orang lain yang lebih paham dan berpengalaman jika butuh sesuatu. Menjadi mahasiswa PhD bukan berarti menjadi a single person yang sanggup memecahkan semua masalah sendiri.

Ketujuh, yakinlah bahwa semua orang pasti bisa. Sesungguhnya, keberhasilan seorang mahasiswa PhD sangat ditentukan oleh kesungguh-sungguhan dalam berjuang (90%) dan kebiasaan-kebiasaan kita seperti pertemuan rutin dengan supervisor atau memiliki perencanaan yang baik, dan sisanya adalah kecerdasan (10%), alias kemampuan otak kita (tacit knowledge).

Sekarang saatnya untuk mengevaluasi semua rencana yang telah dibuat atawa merencanakan kembali sesuatu dengan membuat sesuatu yang baru agar lebih semangat dan terencana untuk menyelesaikan PhD dalam tiga tahun. Bisakah?

3 thoughts on “A real PhD student

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s