Ada sekian ratus orang (mungkin lebih) yang sukses di dunia ini tanpa mengantongi gelar kesejanaan dan ijazah di tangannya. Ketika masa-masa perkuliahan saya, ada banyak teman dan relasi yang saya kenal yang mengalami hal serupa. Mereka kuliah, namun memilih untuk tidak menyelesaikannya. Bahkan ada teman yang berseloroh, “Saya bisa memberi gelar apa saja di belakang namaku..”. Aku pun tersenyum di buatnya. Ya gelar hanya gelar. Tidak ada yang istimewa. Semua adalah pilihan pribadi dan tidak ada yang salah. Gelar bukan merupakan hal utama. Kampus yang sesungguhnya merupakan universitas kehidupan.
Suatu hari di kala menjelang ujian TAP I (Thesis Advisory Panel- red) temenku tiba-tiba menghubungiku. “Hens, yuks masak kolak. Aku dapet buah atep nih pas jalan-jalan ke London“, katanya. Sontak aja kepalaku yang lagi nyut-nyut dengan dokumen dan artikel-artikel yang memusingkan segera hilang seketika. Kebayang lezatnya kolak pisang plus ubi yang yummi..Huehehe.. (lagi…)
Ternyata di KIBAR Gathering yang akan diadakan akhir pekan ini ada acara bazarnya juga. Namanya KABAR alias KIBAR Bazar. Ini adalah momen yang tepat untuk mencicipi masakan tanah air hasil olahan para ibu yang ada di UK dan Irlandia.