Sebuah legenda filosofis menyatakan bahwa seorang bayi hakikatnya lahir dan menangis lantaran terpisah dari pelukan rahim. Seorang manusia lahir tidak hanya membawa hak-hak asasinya yang tidak bisa diganggu-gugat untuk hidup dan mencapai kebahagiaan, tetapi juga membawa dukanya yang pertama.
(lagi…)