Ini adalah Ramadhan pertamaku di kota tua York. Ramadhan kali ini harus kulalui lebih lama karena di musim panas seperti sekarang ini, wilayah UK dan sekitarnya mengalami siang lebih panjang dan malam lebih pendek. Selama tujuh belas jam pula aku harus menahan lapar dan dahaga. Terasa lamaaa dan panjaaangg. Untungnya cuaca masih berpihak kepadaku. Matahari di langit tidak bersinar dengan teriknya sehingga tidak berasa panas dan bekeringat, alhamdulillah..
Ramadhan kali ini terasa sepi, jauh dari keluarga dan handai taulan. Ada yang hilang..Tapi, makna Ramadhan harusnya diresapi dengan mendalam ya agar tidak hilang makna dan artinya. Harus ada peningkatan target nih di bulan ini, khususnya dalam kuantitas dan kualitas beribadah kepada-Nya. Bagi yang ini mempunyai hajat dan mengharapkan sesuatu, bulan ini sepertinya sangat pas tuh untuk berdoa. Soalnya, pintu rahmat dan maghfiroh dibuka selebar-lebarnya oleh Allah swt. Setan pun dibelenggu di bulan ini. So, tunggu apa lagi?