
Sudah sejak tiga bulan yang lalu gambar wanita dewasa itu tertempel di mana-mana, di setiap sudut jalan, di bis, di stasiun kereta, di kampus, dan konon katanya juga di pub-pub.
Ya, sejak tiga bulan yang lalu hingga sekarang tidak ada kabar berita mengenai kepergiannya. “She never comes back..”, ujar kedua orang tuanya sedih. Tidak ada yang tahu pasti mengenai kepergiannya; apakah dia sudah menjadi mayat ataukah bersembunyi di suatu tempat atau diculik seseorang. Yang jelas tidak ada yang mengetahui jawaban yang pasti mengenai keberadaannya sekarang. Baik kedua orang tua, kerabat, pihak kampus, dan juga pihak kepolisian belum menemukan jejak wanita cantik yang biasanya menjadi salah seorang chef di kantin Godrick, York. Berbagai upaya telah dilakukan, namun tampaknya belum membuahkan hasil hingga detik ini.
Kepergiannya (kematiannya ?) seakan menjadi teka-teki, sebuah misteri yang belum terkuak. Mungkin seorang detektif seperti Conan sangat dibutuhkan pada saat genting seperti sekarang. Ternyata tidak mudah untuk memburu seorang (dua orang atau lebih?) dan membongkar sebuah makar (baca: kejahatan). Sejak beredarnya selebaran tersebut di mana-mana, terdapat rasa khawatir (semoga tak berlebihan) yang menghinggap. Hehe..secara kita sama-sama wanita, cantik pula..haha..(dilarang mual-mual, apalagi muntah, just stay cool, ok..;-D).
Belumlah kekhawatiran itu sirna, beberapa waktu yang lalu tersiar kabar bahwa ditemukan sebuah mayat di sungai Ousegate, tak jauh dari jembatan Kendal, yang terletak di City Center, York. Konon mayatnya adalah seorang laki-laki beretnik Asia dengan mata sipit. Tidak diketahui mengenai motif yang ada di balik pembunuhan tersebut. “Hal ini adalah kejahatan murni..”, kata berita yang beredar.
Dua kejadian di atas membuat rasa was-was bagi para penduduk yang tinggal di York, terutama mahasiswa pendatang. Apalagi jika masih berada di kampus lewat jam kantor. Pantesan saja jika tiap petang dan tengah malam sekarang, petugas keamanan akan berjalan dari satu department ke department lainnya untuk mengecek keamanan yang ada di kampus. Belajar dari kejadian yang ada menuntut kehati-hatian untuk melakukan proteksi diri.