
Ada beberapa kata yang sudah menjadi kesepakatan umum bagi orang Inggris dalam pelafalannya.
- Jika ada huruf ’w’ maka huruf tersebut tidak dibaca. Misalnya, kata ’Greenwhich’ dibaca ’Grinit’; ’Garrowby’ hanya dibaca ’Garby’.
- Jika berakhiran ’burgh’ maka dibaca menjadi ’bra’. Contohnya, ’Edinburgh’ dibaca ’Edinbra’.
- Akan tetapi untuk kata yang berakhiran ’borough’ dibaca ’boro’. Contohnya, kata Peterborough maka dibaca Peterboro.
- Jika ada huruf ’t’ di tengah maka biasanya tidak perlu dibaca. Misalnya kata ’newcastle’ dibaca menjadi ’nyu-ka-sel’, ‘water’ dibaca ‘wa-er’, ‘computer’ dibaca ‘kompyu-er’. Tapi, ada juga yang tetap melafalkan huruf ‘t’ tersebut sehingga ‘water’ dan ‘computer’ akan dibaca seperti lafal American-English.
- Jika ada huruf ’u’ maka biasanya tetap dengan huruf ’u’ seperti pada kata ’busy’ dibaca menjadi ’buzi’, ’cup’ dibaca ’kup’ bukan ’kap’, ‘much’ dibaca ‘much’ bukan ‘mach’.
- Jika ada huruf ’a’ maka tetap dibaca dengan huruf ’’ seperti pada kata ’black’ dibaca menjadi ’blak’, bukan ’blek.
- Jika ada huruf ’h’ di tengah maka huruf h tersebut tidak dibaca. Contohnya: Durham dibaca ‘darem’.
- Untuk kata-kata yang berakhiran ‘er’ di belakang kata biasanya akan diucapkan seperti ‘a’ dan tidak melafalkan huruf ‘r’. Contoh: Costcutter dibaca ‘koskatta:’, computer dibaca ‘kompyuta:’.
- Untuk kata-kata yang berakhiran konsonan, maka huruf tersebut dibaca dengan penekanan pada huruf akhirnya. Misal: want dibaca dengan penekanan huruf ‘t’, end dibaca dengan penekanan huruf ‘d’ di belakangnya.
- Jika ada huruf ’s’ di tengah yang bertemu huruf konsonan maka huruf ’s’ tersebut tidak dibaca dan menjadi hilang jika dilafalkan. Contohnya: ‘Isle’ menjadi ‘ ael’ or ‘ayel’. Makanya lafal kata ‘island’ menjadi ‘ai len’ bukan ‘ais len’
Demikian..
Oh, thx Hensi. Untuk point 4 itu, aku baru tahu mengapa benteng di Bengkulu disebut “Malboro” dari nama aslinya “Marlborough.”
Komentar oleh Herman — April 8, 2009 @ 5:00 PM
He he he. salah lagi ngetiknya. maksudku point 3.
Komentar oleh Herman — April 8, 2009 @ 5:01 PM
hehe..
Komentar oleh hensi — April 24, 2009 @ 2:28 PM
ternyata cara pengucapan (pronounciation) kadang sama dengan tulisannya, beda dengan American-English yg biasanya sering kita pelajari di Indonesia.
ini yang menarik sebenarnya, Bhs Inggris itu aslinya dr Inggris kan..))
Komentar oleh hensi — April 10, 2009 @ 7:24 AM
Wah, ribet juga ya..
Kalo dari segi gramatikalnya gimana?
Komentar oleh Adi — Agustus 10, 2009 @ 4:38 PM
grammar nya ya tetap biasa di..
dialek2nya aj yg beda..
Komentar oleh hensi — Agustus 12, 2009 @ 12:46 AM