
Hal lain tak kalah pentingnya di dalam perusahaan ini adalah karyawan (employee).
Di dalam mengembangkan perusahaan, karyawan merupakan faktor utama dalam menunjang kesuksesan kinerja perusahaan itu sendiri. Kinerja perusahaan akan berbanding lurus dengan kinerja yang dilakukan oleh para karyawannya. Perusahaan ini kemudian mencoba memberikan pelayanan prima juga terhadap seluruh karyawan mereka. Prinsipnya adalah bagaimana agar para karyawan tersebut tetap bahagai. Oleh sebab itu mereka memiliki berbagai program terkait untuk menunjang hal ini, seperti pemberian berbagai macam bentukpenghargaan seperti insentif, bonus, maupun stock option. Total insentif di perusahaan ini memang cukup tinggi jika dibandingkan perusahaan lainnya yang ada di Taiwan sendiri.
Selain itu, berbagai fasilitas untuk para karyawan juga disediakan, seperti pelayanan kesehatan bagi tiap karyawannya. Di perusahaan sendiri tersedia ruang klinik dengan dokter jaga rutin tiap harinya. Kondisi gizi para karyawan cukup terjamin dengan diberikannya fasilitas makan dengan menu tersedia sehingga karyawan bisa memilih sendiri sesuai dengan selera mereka. Toserba dengan harga 15% lebih murah dari toko di luar perusahaan pun diberikan khusus untuk para karyawannya. Fasilitas olahraga dan senam juga tersedia disini, sehingga jika para karyawan tersebut bosan atau menginginkan rilaksasi maka mereka dapat mengunjungi tempat ini. Berbagai kegiatan yang melibatkan para karyawan dan keluarganya pun diadakan, seperti tamasya bersama atau acara perkumpulan lainnya. Menurut divisi Human Resource di perusahaan ini, tingkat persentase keluar/berhentinya karyawan (turnover rate) sangat rendah. Hal ini mungkin karena sebagian besar karyawannya merasakan kepuasan terhadap pelayanan yang telah diberikan oleh perusahaan. Jumlah pelamar yang masuk ke meja redaksi juga sangat banyak, bahkan hampir tiap hari mereka menerima aplikasi dari para pelamar. Hal ini wajar karena memang perusahaan ini adalah perusahaan terbaik di Taiwan.
Salah satu karyawan yang sangat menunjang keberhasilan perusahaan ini adalah tak lepas dari peran para teknisinya (engineer). Salah satu hal yang mereka lakukan adalah dengan mencoba mencari teknisi terbaik di seluruh dunia. Program ini pun telah terlaksana dengan telah berhasilnya mereka merekrut dua teknisi dari salah satu universitas terbaik di bidang informasi dan teknologi (IT) yang berada di Bombay, India. Namun, karena memang perusahaan ini adalah perusahaan lokal, maka karyawan yang direkrut tentu saja diutamakan berasal dari lokal Taiwan juga (baca: penduduk asli). Jumlah karyawan asing (foreigner) sangat sedikit sekali dan hal tersebut sudah menjadi salah satu aturan tak tertulisnya. Mungkin, untuk menjaga rahasia dan keaslian perusahaan.
*membayangkan, kapan ya Indonesia punya perusahaan manufaktur sendiri dengan merekrut para cendikiawan-cendekiawan mudanya yang sangat banyak ini…??*